Dewan Pertimbangan

Screen-Shot-2020-12-18-at-22.17.31

Prof. Dr. K.H. M Din Syamsuddin, M.A

Ketua Dewan Pertimbangan

Din sering dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah yang kritis kepada kebijakan pemerintah. Selain dikenal sebagai cendikiawan, akademisi, dia juga dikenal sebagai tokoh yang sangat pluralis dan toleran terhadap agama Iain. Meski toleran tehadap orang Iain, ia terkenal punya sikap dan prinsip Islam yang kuat.pada tahun 2014, diganjar sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menggantikan KH. Sahal Mahfudz karena meninggal dunia. Pada periode berikutnya, Din Syamsuddin diberi amanat menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI 2015-2020.

Screen-Shot-2020-12-18-at-22.21.53

Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H

Anggota Dewan Pertimbangan

(lahir di Kota Birna, Nusa Tenggara Barat, 21 Juni 1962; umur 58 tahun) adalah Ketua Mahkamah Konstitusi Indonesia yang keempat periode 2013-2015. la juga pernah menjabat sebagai salah satu pengurus di Partai Bulan Bintang dan pernah menjabat sebagai anggota DPR RI. Setelah tidak menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi Indonesia, selain menjadi konsultan hukum dan pengajar di beberapa Perguruan Tinggi juga mendapat amanah sebagai Ketua IJmum Pimpinan Pusat/Laznah Tanfidziyah Syarikat Islam (ejaan lama: Sarekat Islam) dan juga dipercaya sebagai Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI)

Screen-Shot-2020-12-18-at-22.26.08

Prof.Dr. Budiharjo

Anggota Dewan Pertimbangan

Budiharjo meraih gelar guru besar tetap Program Pascasarjana bidang ilmu perencanaan pendidikan, dengan orasi ilmiah “Meraih Mutu Masa Depan Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0”. Di Universitas Prof. Dr Moestopo, Budiharjo sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Program Pascasarjana periode Tahun 2017-2021. Ketua IJmum Badan Koordinasi dan Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) DKI Jakarta.

WhatsApp Image 2023-02-16 at 10.04.40 PM

Prof. Dr. Drs. Achmad Syahid, M.Ag

Anggota Dewan Pertimbangan

Guru Besar pada Program Sarjana, Program Magister Psikologi, Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Staf Pengajar Islamic Thought juga Islam, Sains dan Peradaban Islam pada Program Magister dan Program Doktor pada Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Staf Pengajar Program Doktor pada Program Pascasarjana IAKN Manado. Selain dosen, aktif menulis, meneliti, penguji luar, pembicara, konsultan, pengabdian-pengembangan kepada masyarakat dan pendiri @RumahPolymath.

Lahir di Banyuwangi, 7 November 1968 dari pasangan Abu Cholil bin Haji Maksum – seorang penghulu – dan Muriyah binti Jemiran. Mengawali pendidikan di MI dan MTs al-Ma’arif Banyuwangi, PGAN Situbondo, IAIN (UIN) K. H Achmad Shiddiq Jember, UIN Sunan Ampel Surabaya dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Meraih Penghargaan Juara I Penataran P4 di IAIN Jember pada 1988. Juara Peringkat II Diklat Pra-Jabatan pada Departemen Agama Jawa Timur pada 1994. TAF Awardee (2006) melakukan riset untuk kepentingan disertasi ke NUS Singapore dan ke Pusat Bahasa dan Budaya serta UKM Malaysia. Memperoleh Presenter Terbaik pada Annual International Conference of Islamic Studies (AICIS) tahun 2015. Telah meraih penghargaan 20 Tahun sebagai PNS.

Menjalani program sandwich ke Leiden University, Belanda (2011) dan training manajemen di Tokyo University, Jepang (2013) dan Malaysia (2013). Studi banding penyelenggaraan pendidikan ke Thailand, Vietnam dan Kamboja (2014). Training AUN-QA di Bangkok (2015). Kunjungan kerja untuk Penyelenggaraan Kerjasama Pendidikan Tinggi ke Manila – Philippine (2018-2019), Korea Selatan (2018-2019), Moskow (2019), Belanda dan Belgia (2019). Selain dosen, aktif menulis, meneliti, pembicara, konsultan dan pengabdian-pengembangan kepada masyarakat. Karya-karyanya dalam bidang pendidikan, pendidikan Islam, psikologi, penjaminan mutu PT, sejarah, Islam, pemikiran Islam, biografi sosial-intelektual, relasi antar umat beragama, dll., dalam bentuk terjemahan, makalah, artikel, prosiding, entry ensiklopedi, editorial dan buku.

Dewan Pembina

Screen-Shot-2020-12-18-at-22.26.46

Mayjend TNI (Pur) H Prijanto

Ketua Dewan Pembina

Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 7 Oktober 2007 hingga 7 Oktober 2012. Prijanto terpilih sebagai Wakil Gubernur mendampingi Fauzi Bowo pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah DKI Jakarta 2007. Sebelumnya dia adalah tokoh TNI. Jabatan terakhirnya adalah Aster KASAD dengan pangkat Mayor Jenderal. Selepas SMA, Prijanto melanjutkan kuliah di Institut Keguruan dan llmu Pendidikan (IKIP) Malang Fakultas Keguruan Eksakta pada tahun 1970. Namun, belum tuntas menyelesaikan pendidikan di kampus calon guru itu, pada tahun 1972 Prijanto pindah ke AKABRI dan lulus pada tahun 1975.

Screen-Shot-2020-12-18-at-22.32.43

Kusnadi ilham

Anggota Dewan Pembina

Pria lulusan Universitas padjajaran kelahiran tahun 71 ini memiliki pengalaman di bidang pasar modal lebih dari 20 tahun. Dari pengalaman nya yg cukup lama sebagai wakil perantara pedang efek beliau sering memberikan pelatihan dan menjadi pembicara dalam bidang pasar modal. Belia juga aktif di asosiasi dan organisasi pasar modal. Selain pengelolaan portofolio individual client beliau juga menangani portofolio dana pensiun, asset management, swasta nasional dan fund manager. Dan saat ini beliau masih bergabung di salah satu Anggota bursa yang cukup besar.

Screen-Shot-2020-12-18-at-22.32.52

Iqbal Setyarso

Anggota Dewan Pembina

Lahir di Bangkalan, Madura Barat, 22 September 1967. Pernah menjadi Direktur Komunikasi Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan dipromosikan menjadi Vice President ACT (2011-akhir 2220), kemudian diminta menjadi salah satu dari tiga orang Penasihat Yayasan Indonesia Care (2020 sampai sekarang). Selama di ACT, pernah ditugaskan ke daerah bencana alam nasional (banjir Kalimantan Selatan, Lombok, Aceh dll), ke mancanegara (Turki, Malaysia, Thailand, Bangladesh, dll). Masih saat masih aktif di ACT, pernah mendapat amanah sebagai anggota presidium Komite Kemanusiaan untuk Teluk Buyat (KKTB), Komite Kemanusiaan Nasional untuk Rohingya (KKNS), dll. Ketika telah menjadi anggota Penasihat Indonesia Care, diminta menjadi juri Indonesia Filantropi Award 2022 oleh Indonesia Fundraising Indonesia. Membersamai masyarakat filantropi di Jakarta, menggalang dan menginisiasi penulisan dan penerbitan buku-buku –khususnya tentang filantropi (salah satunya: telah diterbitkan Penerbit Litera, Semarang).

Dewan Pengurus

Lukman Azis Kurniawan

Direktur Eksekutif

Lukman Azis Kurniawan, lahir di Jakarta, 02 September 1977, SD hingga SMA di Jakarta, SI di FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta, S2 di Pascasarjana llmu Administrasi Negara di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ketua Bidang Kekaryaan HMI Cabang Ciputat, Ketua Senat Mahasiswa FISIP Univ Muhammadiyah Jakarta, ketua presidium KAHMI sub rayon Univ Muhammadiyah Jakarta. Tahun 2001 memulai dunia kerja sebagai jurnalis di Antara, radio MSTri hingga harian Rakyat Merdeka. Tahun 2008 sebagai konsultan event dan acara Taman Impian Jaya Ancol, dilanjutkan manager Humas di Ancol Beach City, manager Humas hingga Direktur Komunikasi perusahaan Tambang Emas PT PLM di Sultra, manager Komunikasi perusahaan tambang nikel PT IMIP di Sulteng dan terakhir sebagai Manager Humas hingga Direktur Komunikasi lembaga kemanusiaan ACT. Kiprah lapangan ke Bangladesh (isu Rohingya), ke Asmat Papua (kelaparan Asmat), gempa Lombok dan likuifaksi Palu, serta banjir bandang Lebak
Banten. Saat ini founder dan direktur eksekutif indonesia CARE

M.R.Warang Agung

Direktur Program

Memiliki nama lengkap Mandiri Ratu Warang Agung biasa dipanggil Mas Agung, seorang ayah yang berbahagia bersama istri dan 7 anaknya. Alumni Arsitektur ITN Malang tahun 1998. Pengalaman pertamanya sebagai relawan bencana saat Musibah Tsunami di Aceh tahun 2004, dan berturut-turut mengikuti kegiatan kerelawanan di berbagai bencana di Indonesia. Pernah menjadi relawan marketingdi LMI (Lembaga Manajeman Infaq), relawan marketing YDSF (Yayasan Dana Sosial al Falah), Da’i Muamalat di BMM ( Baitul Maal Muamalat), Koordinator MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) Wilayah Jawa Timur, Kepala Cabang ACT (Aksi Cepat Tanggap) Malang dan Jember, Marketing dan Program DQ (Dompet Al Quran) dan saat ini di Indonesia Care. Keseharian tinggal di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur sekaligus membantu kehumasan di Yayasan Pendidikan yang memiliki sekolah tingkat dasar dan menengah. Aktif di organisasi sejak muda, mulai OSIS, Himpunan Mahasiswa Arsitektur, Senat Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Islam dan saat ini menjabat koordinator salah satu bidang di KAHMI Majelis Daerah Banyuwangi. Menyukai puisi, olahraga khususnya jogging, tracking cross country dan fotografi. Memiliki interest di dunia kerelawanan, kemanusiaan, budaya dan perkembangan kawasan kota serta ekosistem halal.

Screen-Shot-2020-12-18-at-22.33.28-1

Muchsin

Direktur Operasional

Lahir di Pemalang 20 Mei 1986, pindah ke Jakarta sejak kelas 3 SD di Kelapa Gading Jakarta Utara sampai tamat SMA di Kelapa Gading tahun 2005, Tahun 2006 di terima kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Fakultas Syariah dan Hukum lulus tahun 2011. Aktif di PERMAHI tahun 2009-1010 sebagai Sekertaris Cabang DKI Jakarta. Pernah magang di Notaris Rini M Dahliani, dan di Law Firm Miguna & Patner, Pernah bekerja di NSC Finance, dan pada 2015 s/d sekarang masih aktif bekerja di Yayasan Aksi Cepat Tangga sebagai Legal. Juli 2020 ikut memidani Yayasan Indonesia CARE, dan saat ini sebagai Direktur Operasional Yayasan Indonesia CARE.

Screen-Shot-2020-12-18-at-22.33.34

Edy Purwanto

Direktur Konten Kreatif

Edy Purwanto adalah seorang praktisi dan akademisi komunikasi khususnya broadcasting yang sudah cukup lama berkecimpung di bidangnya. Belajar pengetahuan dan ketrampilan jurnalistik semenjak kuliah di dari Universitas Diponegoro Semarang, Edy langsung bergabung dengan stasiun televisi ANTV sebagai reporter setelah lulus tahun 1994. Sejak itu karir broadcastingnya terus menanjak, setelah menjadi reporter, kemudian menjadi asisten produser, produser dan produser eksekutif. Cakupan isu yang pernah ditangani sangat beragam mulai dari criminal, social, ekonomi hingga politik.
Merasa cukup di dunia broadcasting televise, tahun 2010 Edy mengundurkan diri dan kemudian memulai karir baru sebagai akademisi. Tentu saja bidang yang diampu saat menjadi akademisi adalah bidang broadcasting. Edy mulai mengajar di BSI, Interstudi dan Universitas Al Azhar Indonesia WAI). Meski mulai karir baru sebagai akademisi, dunia broadcasting sebenarnya tidak sepenuhnya ditinggalkan. Edy bergabung dengan sebuah production house Watchdoc. Sebuah PH yang banyak menghasilkan film-film documenter. Watchdoc banyak menghasilkan film documenter baik yang berdurasi panjang ataupun pendek, namun ada tiga isu yang menjadi concern Watchdoc dan selama ini menjadi focus produksi filmnya yakni keadilan sosial, HAM dan budaya.
Tahun 2019, Edy mendapat tantangan baru untuk mengembangkan media ACT, baik media tulis (web) maupun audio visual. Pengembangan itu diwujudkan dengan melakukan pembenahan organisasi dan manajemen ACT media sehingga output nya menjadi lebih massif, tajam dan konsisten. Media berbasis tulis kemudian menelurkan website ACT dan media berbasis audio visual melahirkan ACT TV. Baik ACT News dan ACT TV bertanggungjawab mengangkat pemberitaan terkait ACT dan program2nya yang sangat luas baik di dalam dan luar negeri sehingga lebih dikenal public. Selain itu pemberitaan tersebut sekaligus juga menjadi sarana akuntabilitas ACT sebagai lembaga yang menampung dan menyalurkan donasi publik.

Screen-Shot-2020-12-18-at-22.33.41

Mega Waty

Direktur Komunikasi

Mega Waty, kelahiran Jakarta, 05 Mei 1991. Lulusan Universitas Islam Negeri Jakarta jurusan psikologi. Melanjutkan studi pascasarjana di universitas Muhammadiyah Jakarta jurusan Komunikasi politik dengan beasiswa kader Muhammadiyah.Mega merupakan seorang pekerja sosial di Kemensos RI. Kiprahnya dimulai sejak tahun 2016 menjadi pendamping sosial pada program keluarga harapan kemensos RI. Telah tersertifikasi sebagai pekerja sosial kemensos RI yang aktif memberikan pendampingan dan kerja-kerja pekerja sosial pada masyarakat pra sejahtera selama 4 tahun terakhir.Mega juga alumni pemantapan nilai pancasila Lemhannas RI pada tahun 2016 silam. Aktif juga sebagai aktifis perempuan yang berkiprah sejak ia masih SMA. Pernah menjadi Ketua umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah ranting di Kebayoran lama, ketua Cabang IPM di kebayoran lama, Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah Kebayoran lama Dan menjadi Sekretaris Majlis pendidikan dan kader di pimpinan Cabang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.Mega waty juga pernah menjadi Ketua di kohati Cabang Ciputat (201 1), Bendahara Umum HMI Cabang Ciputat (2014-2015), Volunteer unit pengaduan komnas perempuan tahun 2014-2015, Ketua Kohati PB HMI bidang Hubungan antar Lembaga (2018-2020), Ketua umum Wanita Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (2018-2021), Wasekjend DPP KNPI, pendiri Perempuan Candradimuka (Sejak 2016), dan kini sebagai Founder dan Direktur Program Indonesia Care.

Screen-Shot-2020-12-18-at-22.33.53

Repil Ansen

General Manager Program

Repil Ansen Iahir di Tulung Selapan, 16 November 1991 , alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya (UNSRI). Lulus dengan kategori Mahasiswa
Berprestasi Bidang Organisasi ini tercatat pernah menjadi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FKM Unsri, Ketua Departemen Kajian Strategis dan Advokasi BEM FKM Unsri, Departemen Syiar Islam Lembaga Dakwah Kampus Nadwah Unsri, Lembaga Kajian Strategis dan Advokasi Unsri, Aktif juga sebagai Layouter Pers Mahasiswa Publishia, Koordinator Mahasiswa Tanggap dan Peduli Bencana, Kordinator Daerah ISMKMI Sumbagsel, Penggagas Sriwiijaya Tobacco Control. Salah satu prestasinya mewujudkan kampus tanpa rokok di Univeritas Sriwijaya Tahun 2011. Organisasi Ekstra Kampus yang juga diemban adalah Sekretaris Umum HMI Komisariat Sriwijaya, Direktur Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) HMI Cabang Palembang, Direktur Keuangan LKMI PB HMI, Wakil Bendahara IJmum PB HMI, hingga menjadi Direktur Eksekutif LKMI PB HMI.
Banyak melakukan aktivitas pengabdian di tengah-tengah masyarakat seperti berbagai bakti sosial kesehatan, pendampingan dan pemberdayaan masyarakat ,serta advokasi kebijakan kesehatan. Sekarang bergabung bersama Indonesia care sebagai general manajer program.

Mohammad Syahri

Direktur Jaringan Relawan

Pria yang akrab disapa Bang Choy itu kelahiran Jakarta 02 Mei 1976. Jiwa kerelawanan sudah tertanam dalam jiwanya sejak 1995 saat dirinya menjadi Ketua Karang Taruna di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat.

Buat bang Syahri naluri kerelawanan dan kemanusiaan seperti sudah terpatri dan tak terpisahkan dalam dirinya, selepas karang taruna, alumni STM Budi Oetomo tersebut mengasah wawasan kerelawanan lebih dalam dengan bergabung di salah satu lembaga kemanusiaan terbesar di Indonesia selama 15 tahun lebih.

Tercatat sudah ratusan kali Muhammad Syahri terjun ke lokasi aksi kemanusiaan dan kebencanaan di berbagai daerah, diantaranya banjir Jakarta, tsunami Aceh, gempa Padang, gempa Yogya, erupsi Merapi, gempa Lombok, tsunami, gempa dan likuifaksi di Palu Sulawesi Tengah serta ratusan aksi kemanusiaan lainnya.

Sejak akhir 2021, ketua Komite Sekolah 05 Petamburan tersebut memilih mengakhiri karier kerelawanannya di lembaga tersebut dan mulai bergabung untuk turut membangun lembaga kemanusiaan Indonesia Care sebagai Direktur Jaringan Relawan. Di organisasi ini, Choy turut membidani lahirnya Brigade Relawan Indonesa Care (Brani Care), serta membangun 12 cabang di 12 provinsi.

Karena jiwa kerelawanannya jualah, bang Choy dipercaya beberapa kali menjadi Ketua Pengurus lingkungan di tempat tinggalnya sekaligus menjadi Manajer Bank Sampah Bersenyum yang ada di Petamburan, Jakarta Pusat.